JUBAH HITAM
Pada hari jumat, 3 tahun yang lalu saya bersama teman-teman saya bermain kesuatu kampung yang menurut saya agak aneh dan menyeramkan. Bahkan jalan yang dilalui kita itu gelap dan penuh dan pohon bambu yang menjulang tinggi keatas ditambah dengan suasana yang adem dan sepi. Kebetulan waktu itu kita pergi naik angkutan umum dan harus berjalan kaki untuk sampai ke kampung tersebut karena angkutan umumpun tidak melewati jalan menuju kampung itu.
Awalnya kita berjalan dengan riang dan penuh semangat, bahkan kita tertawa dengan keras atau bisa dibilang kita terlalu sompral. Lalu ditengah perjalanan kita menemukan kejanggalan-kejangggalan dan hati kita mulai tidak enak dan gelisah. Karena kita sudah tidak melihat pemukiman warga dan mulai memasuki area seperti hutan. Disana ada tebing batu yang amat besar dan diatasnya ada seekor ayam hitam (ayam cemani). Ayam itu berkokok sangat kencang seperti memperingati kita agar tidak melanjutkan perjalanan kami.
Kami tidak memikirkan hal itu dan terus melanjutkan perjalanan. Setelah kami berjalan dibelakang kami ada seorang nenek nenek memakai pakaian kebaya dengan membawa gembolan dipunggunya. Nenek nenek itu terus menunduk dengan wajah yang muram. Kami merasa takut dan lansung berlari sekencang-kencangnya. Aneh seribu aneh nenek nenek itu tiba tiba sudah jauh didepan kita, dia menuju bukit padahal dibawahnya ada pagar dari kawat yang tidakl memungkinkan untuk dilewati apalagi oleh seorang nenek. Kita semakin cemas panik dan bertanya-tanya kenapa nenek itu bisa sampai disana? Apa yang terjadi disini?
Lalu teman saya yang bernama Icha menangis ketakutan dan membuat kita semakin panik. Kita berteriak-teriak meminta tolong tetapi tidak ada yang mendengarnya karena masih jauh dari permukiman. kita terus meanjutkan perjalan sambil berlari-lari dan kita bertemu dengan anak gadis yang cantik, kita tidak tahu harus bagamaina dan akhirnya salah satu teman saya bertanya kepada gadis itu, " dek kemana jalan untuk keluar dari hutan ini?" lalu si anak gadis itu menunjuk ke arah kanan. lalu kami bergegas jalan ke arah kanan. baru beberapa langkah saya lupa belum bilang makasi kepadak anak gadis itu. pas saya menoleh kebelakang ternya gadis itu menhilang. dan saya langsung berpikir kenapa dihutan ini ada anak kecil itu ya? sendirian lagi. Tapi saya tidak memberitahu teman teman saya karena takut mereka semakin ketakutan.
Setelah lama berjalan kita tidak menemukan juga jalan keluar, malah kita tersesat semakin jauh. Hari semakin gelap dan tidak memungkinkan kita harus berjalan lagi. Kita mencari tempat untuk beristirahat. Dan tak lama dari itu kita menemukan sebuah rumah tua yang sepertinya sudah tak berpenghuni. Dengan terpaksa kita memutuskan untuk istirahat disana. Rumah itu gelap sekali, debu-debu berkeliaran disana, bahkan atap rumahnyapun sudah tua dan dipenuhi oleh sarang laba-laba. Tapi mau bagaimana lagi kami rasa ini yang paling aman untuk kami beristirahat. Dari pada harus diluar takut dengan hewan hewan liar seperti ular.
Dirumah itu juga ada sebuah kamar mandi tua yang apabila kita ingin ke airpun harus menimba dulu airnya di sumur. Sumur itu sangat dalam jadi apabila mau menimba harus berhati-hati karena bisa bisa kita terpeleset dan terjatuh kedalamnya. Setelah itu kita semua membersihkan sebagian tempat untuk kita tidur. Lalu akhirnyapun kita tidur karena sudah kelelahan dari tadi berjalan. Salah satu teman saya yang beranama Dedew terbangun kebelet pengen pipis. Ia berusaha membangunkan kita, tetapi tidak ada yang bangun satupun diantara kita. Akhirnya dia memberanikan diri krena sudah tak tahan lagi ke air sendirian. Pas mau ke air dedew melihat nenek nenek yang tadi siang kita lihat menuju ke bukit diatas rumah ini. Dedewpun kembali melanjutkan tidurnya.
Tak terasa malaupun sudah berganti menjadi pagi. Kita semua terbangun. Lalu dedew menceritakan kejadian tadi malam kepada teman-temannya. Bahwa dia melihat lagi nenek nenek itu. Kita semua menjadi penasaran kepada nenek itu. Akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke bukit itu untuk melihat apa yang terjadi dan siapa tau kita bisa menemukan jalan keluar dari hutan ini. Sesampai dibukit itu kita melihat banyak sekali orang-orang disana seperti layaknya disebuah kerajaan. Dan memang benar itu adalah sebuah kerajaan makhluk gaib sejenis jin. Dan rajanyapun terlihat sangat menyeramkan dengan memakai sebuah jubah hitam yang sangat panjang. Ternyata selama ini kenapa kita tidak berhasil menemukan jalan keluar, karena kita sudah masuk jalan terlarang untuk sampai ke kerajaan jin ini.
Lalu Raja itu menoleh ke arah kita dengan pandangan yang sangat tajam dan meakutkan. Mau tau kelanjutan ceritanya? terus kunjugi blog xenny ya nanti ishaalloh xenny terusin dehh. hehe...
bye bye..........
Setelah lama berjalan kita tidak menemukan juga jalan keluar, malah kita tersesat semakin jauh. Hari semakin gelap dan tidak memungkinkan kita harus berjalan lagi. Kita mencari tempat untuk beristirahat. Dan tak lama dari itu kita menemukan sebuah rumah tua yang sepertinya sudah tak berpenghuni. Dengan terpaksa kita memutuskan untuk istirahat disana. Rumah itu gelap sekali, debu-debu berkeliaran disana, bahkan atap rumahnyapun sudah tua dan dipenuhi oleh sarang laba-laba. Tapi mau bagaimana lagi kami rasa ini yang paling aman untuk kami beristirahat. Dari pada harus diluar takut dengan hewan hewan liar seperti ular.
Dirumah itu juga ada sebuah kamar mandi tua yang apabila kita ingin ke airpun harus menimba dulu airnya di sumur. Sumur itu sangat dalam jadi apabila mau menimba harus berhati-hati karena bisa bisa kita terpeleset dan terjatuh kedalamnya. Setelah itu kita semua membersihkan sebagian tempat untuk kita tidur. Lalu akhirnyapun kita tidur karena sudah kelelahan dari tadi berjalan. Salah satu teman saya yang beranama Dedew terbangun kebelet pengen pipis. Ia berusaha membangunkan kita, tetapi tidak ada yang bangun satupun diantara kita. Akhirnya dia memberanikan diri krena sudah tak tahan lagi ke air sendirian. Pas mau ke air dedew melihat nenek nenek yang tadi siang kita lihat menuju ke bukit diatas rumah ini. Dedewpun kembali melanjutkan tidurnya.
Tak terasa malaupun sudah berganti menjadi pagi. Kita semua terbangun. Lalu dedew menceritakan kejadian tadi malam kepada teman-temannya. Bahwa dia melihat lagi nenek nenek itu. Kita semua menjadi penasaran kepada nenek itu. Akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke bukit itu untuk melihat apa yang terjadi dan siapa tau kita bisa menemukan jalan keluar dari hutan ini. Sesampai dibukit itu kita melihat banyak sekali orang-orang disana seperti layaknya disebuah kerajaan. Dan memang benar itu adalah sebuah kerajaan makhluk gaib sejenis jin. Dan rajanyapun terlihat sangat menyeramkan dengan memakai sebuah jubah hitam yang sangat panjang. Ternyata selama ini kenapa kita tidak berhasil menemukan jalan keluar, karena kita sudah masuk jalan terlarang untuk sampai ke kerajaan jin ini.
Lalu Raja itu menoleh ke arah kita dengan pandangan yang sangat tajam dan meakutkan. Mau tau kelanjutan ceritanya? terus kunjugi blog xenny ya nanti ishaalloh xenny terusin dehh. hehe...
bye bye..........






